Menghadapi penolakan emosional

Dapat laporan relawan beberapa kota, sejumlah warga kebosanan bahkan kejengkelan pada edukasi COVID-19. Saat disambangi muncul sinisme bahkan menyuruh pergi. โ€œApa lagi ini? Sudah capek kami!โ€ Edukasi bisa menyulut emosi dengan beragam alasan. Bisa karena tertekan secara ekonomi, dari awal tidak percaya, atau kebanyakan informasi. Bagi relawan, menghadapi orang emosional bisa jadi malapetaka tapi bisa … Baca Selengkapnya

๐—ง๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฎ๐—ธ๐˜€๐—ถ ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ฝ๐—ฎ ๐˜€๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—บ๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—บ๐—ถ

Jangan harap ada aksi bersama sebelum sudah saling memahami. Kalau hanya bisa menyuruh-nyuruh orang lain tanpa memahami apa yang sedang mereka rasakan atau pikirkan, hasilnya adalah pengabaian. Itu masih mending. Yang terburuk adalah penentangan. Satu contoh kawan dari wilayah timur Indonesia. Pedagang pasar mingguan hendak ditata agar berjarak aman demi. Demi memutus rantai virus corona, … Baca Selengkapnya

Catatan Q&A di Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku #4

Apa yang saya harus lakukan untuk menunjukkan saya memahami masalah mereka? Saling memahami itu syarat untuk perubahan perilaku yang bertumpu pada dialog. Persoalannya, bagaimana menunjukkan bahwa Anda sudah memahami masalah lawan bicara? Kita ambil contoh komunikasi dengan anak supaya mudah. Bagaimana menunjukkan pada anak bahwa Anda sudah mendengar dan memahami masalah anak sehingga anak akan … Baca Selengkapnya

Catatan Q&A di Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku #6

Warga ga mau berubah perilakunya. Stress kami melihatnya. Harus bagaimana lagi? Komunikasi perubahan perilaku memang bukan kerjaan mudah. Bukan hanya bagi kita, di luaran sana banyak juga yang frustasi. Orang tua berusaha anaknya rajin belajar. Anak tetap males-malesan. Jadi stress. Pak RT minta warga tidak buang sampah sembarangan. Tetap aja. Tidak ketahuan, sebelum adzan subuh, … Baca Selengkapnya

๐—ฃ๐—ผ๐˜€๐˜๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜‚ ๐˜๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ฝ ๐—บ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ด?

Coba posisikan diri sebagai warga yang tidak pakai masker. Lebih berasa mana, lihat pesan pakai masker di poster, spanduk ATAU ada seseorang yang menegur, โ€œMpok, maskernya dong.โ€ Lebih berasa mana? Poster boleh dibuat sekreatif mungkin. Boleh warna warni apapun. Kasih foto. Lalu, bandingkan dengan kalau ada seseorang atau bolehlah, seorang anak SD yang tidak dikenal … Baca Selengkapnya

๐—ž๐—ผ๐—บ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ธ๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ด ๐˜€๐—ฒ๐—ฑ๐—ฒ๐—ฟ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ฎ

Tugas kedua bagi relawan di sesi belajar Komunikasi Perubahan Perilaku adalah menyapa 25 orang yang tidak dikenal di kampung atau tempat umum agar pakai masker. Singkat saja. 5 detik sudah cukup. Kecuali bila ybs ingin mendengar lebih jauh, silakkan dilayani. Mungkin bukan bentuk intervensi yang sexy menurut ukuran banyak pihak. Apa sih yang bisa didapat … Baca Selengkapnya

๐—ž๐—ผ๐—บ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—–๐—ข๐—ฉ๐—œ๐——-๐Ÿญ๐Ÿต: ๐—ง๐—ฒ๐—ธ๐—ป๐—ถ๐—ธ ๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐˜

Menyapa singkat orang tak dikenal mungkin bentuk komunikasi paling mudah bagi relawan untuk mempromosikan perilaku-perilaku pencegahan. Sapa lalu berlalu. Kalau orangnya sewot, tinggal bilang maaf. Kalau angkat parang, kabuuuur. He he he. Becanda. Justru menyapa singkat itu harus dibuat aman, menyenangkan dan bahkan mengakrabkan. Kan komunikasi itu bukan hanya urusan pekerjaan (intrumental, menyampaikan pesan). Tapi … Baca Selengkapnya

๐—ฃ๐—ฒ๐˜€๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ ๐˜€๐—ฎ๐—ท๐—ฎ ๐˜๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฐ๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—ฝ

โ€œMereka sudah saya bilangin, pakai masker yang bener. Tapi tetep aja. Emang bandel!โ€ Menyampaikan perilaku-perilaku pencegahan yang benar pada orang lain mungkin hal yang baik. Tapi belum cukup. Belum cukup karena komunikasi, khususnya komunikasi perubahan perilaku tidak hanya menyampaikan hal yang benar. Kalau hanya menyampaikan hal-hal yang benar, apalagi benar dalam pandangan kita saja, jatuhnya … Baca Selengkapnya

Jurus menangkis serangan dari atas: Diferensiasi

โ€œUntuk apa pakai masker lagi, kan corona sudah selesai, itu kemarin sudah joget-joget tak pakai masker.โ€ Tanggapan warga semacam itu bukan hanya ada di media massa. Sejumlah relawan, meski tidak banyak, melaporkan sikap warga yang demikian. Antisipasi rasanya perlu. Apalagi hari-hari terakhir โ€œserangan dari atasโ€ semakin gencar akibat perhelatan pilkada. Paslon diantar beramai-ramai pendukungnya ke … Baca Selengkapnya

Jangan cuma edukasi warga di acara perhelatan

Seorang relawan cerita, โ€œMinggu lalu saya diminta tetangga jadi panitia jagain protokol kesehatan di acara nikahan. Ternyata susah mengedukasi warga supaya jaga jarak. Sebagian malah datang ga pakai masker.” Dia lalu bertanya, “Bagaimana cara yang efektif mengedukasi warga di acara-acara seperti nikahan?โ€ Lugas saya jawab. โ€œMemang susah. Jangankan kita, orang sekelas pak Ganjar, gubernur saja … Baca Selengkapnya

Ekses tiada hari tanpa razia (masker)

Seorang relawan cerita saat ini tiada hari tanpa razia masker. โ€œKalau dapat, disuruh push up itu orang tak bermasker.โ€ Dalam satu bincang-bincang radio, seorang wakil walikota juga cerita tiap hari timnya, satpol PP, kejaksaan, kepolisian bahkan TNI bersama-sama keliling kota menyisir orang tidak bermasker. Akibat inpres 6/2020 banyak daerah mulai galak-galaknya menjalankan E pertama dalam … Baca Selengkapnya

Jawaban basa-basi dari bertanya basa-basi

Bertanya, bersamaan dengan mendengarkan adalah paket penting untuk membangun hubungan, saling pengertian dan kerjasama. Syaratnya, bertanya dilakukan untuk harus satu paket dengan mendengarkan. Misalnya, pagi-pagi berjumpa tetangga, โ€œEh, sudah sembuh, bang Idrus?โ€ Lalu, tetangga menceritakan kondisinya saat ini dan perjuangan sembuhnya dua minggu terakhir. Kita menyimak cerita tetangga dengan melempar pertanyaan-pertanyaan pendek dari pernyataan-pernyataan sebelumnya … Baca Selengkapnya

Komunikasi dengan orang yang menolak swab

Sesi Belajar Komunikasi Tatap Muka untuk Cegah COVID-19 bersama rekan-rekan Puskesmas di Jakarta Utara dan CISDI lebih banyak membahas kasus-kasus ketimbang teori. Salah satu yang dibahas adalah mengajak anggota keluarga dari orang yang terkonfirmasi COVID-19 untuk tes swab. Khususnya bila mereka merasa sehat-sehat saja. Sejumlah rekan nakes mengalami kesulitan mengajak warga untuk tes swab. Mereka … Baca Selengkapnya

Agar ketakutan tidak sia-sia

Tadi pagi seorang kawan cerita tentang ketakutan sekelompok warga yang berlebihan. Mereka menutup akses jalan tetangga desa karena ada satu RT yang 18 orang warganya terpapar dari klaster pasar ikan. Sehari sebelumnya, kawan-kawan dari daerah lain bercerita bagaimana warga sangat takut dikucilkan atau diusir kalau terkena corona. Janganpun mengedukasi warga tentang corona, hanya sekedar menyebut … Baca Selengkapnya