Waktu-waktu fasilitator melipir

14 Agustus 2014 - Posted by admin

Waktu-waktu fasilitator melipir

Pada waktu-waktu yang tepat  fasilitator perlu melipir kepinggir atau menghilang sementara. Lalu, bersantai sambil mengamati proses musyawarah yang berlangsung.

 

Bukan karena malas atau kelelahan, apalagi tidak komit. Justru, tujuannya adalah untuk ikut mengembangkan  kemampuan peserta bermusyawarah.

 

Fasilitator tidak perlu terus menerus mengawal musyawarah apalagi menjadi pusat pembicaraan. Karena itu akan memunculkan ketergantungan dan ketergantungan tidak ada dalam kamus fasilitator.

 

Jika dialog macet atau berantakan gara-gara fasilitator ijin ke toilet atau pergi sebentar, kemungkinan besar ada yang salah dengan pendekatan yang diterapkan fasilitator.

 

Kapan waktunya fasilitator perlu melipir atau menghilang sementara?

 

Pada  saat peserta berkerja dalam kelompok?  Ini sih lumrah karena saat itu fasilitator lebih banyak mengamati. Intervensi proses hanya dilakukan pada saat diperlukan saja.

 

Saat musyawarah pleno, fasilitator juga dapat sesekali menghilang. Khususnya bila forum berpotensi menjalankan musyawarah secara mandiri.

 

Ada banyak kerangka analisis untuk melihat kematangan forum. Namun, secara praktis, Lapangan Kecil biasanya memantau sejumlah gejala, di antaranya 1) ada peserta yang berpotensi sebagai fasilitator (bukan pemimpin musyawarah). Ini dicirikan oleh posisinya yang netral/ tidak memihak, lebih banyak bertanya, sering merujuk peserta lain untuk menjelaskan; 2) muncul dua atau lebih pihak yang kemampuan/ keberanian berpendapatnya cukup berimbang, 3) sejumlah peserta musyarwarah mengajukan ide/ pendapat sambil meminta komenter/ tanggapan pihak lain (mengindikasikan keterbukaan), 4) sejumlah peserta melakukan paraphrasing untuk memahami pendapat peserta lain.

 

Pada waktu yang tepat, fasilitator bisa melipir. Menikmati  kopi dan beberapa potong snack sambil terus mengamati musyawarah.

 

Risang Rimbatmaja
www.lapangankecil.org

 

Tinggalkan Komentar
  • Nama
  • Email
  • Komentar
  • Kode Verifikasi : 101 + 8 =

Artikel Teknik Lainnya :



Versi Mobile