Menuliskan Ide Partisipan (Membuat Group Memory)

24 Juli 2012 - Posted by admin

Menuliskan Ide Partisipan (Membuat Group Memory)

Menyambung artikel tentang Group Memory (menuliskan ide partisipan di flip chart atau media lain yang bisa dilihat bersama), teknik menuliskan ide menjadi cukup kritikal. Agar mencapai tujuan Group Memory (menghargai ide partisipan dll), tulisan mesti sebisa mungkin mewakili apa yang dimaksud partisipan dan bukan sebaliknya. Berikut ini adalah panduan yang bisa dipertimbangkan (Ingrid Bens menyebutnya sebagai The Rules of Wording, tapi, bagi saya, mana ada sih aturan baku dalam fasilitasi?).

 

Pertama, gunakan sepersis mungkin kata-kata partisipan. Karenanya, fasilitator perlu mendengarkan dengan cermat kata-kata kunci dari partisipan. Kalau perlu gunakan teknik paraphrase untuk memastikan kata-kata kuncinya.

 

Kedua, bila omongan partisipan cukup kompleks dan mungkin sulit dicerna, kita bisa saja membantunya dengan menawarkan kalimat yang akan dituliskan di flip-chart. “Bolehkah keterangan Ibu/ Bapak tadi saya singkat menjadi …..? Boleh saya tulis…..?”

 

Ketiga, bila Anda pusing dengan omongan partisipan, bisa saja Anda meminta partisipan sendiri meringkasnya dan mendiktekannya pada Anda. “Kalau dituliskan dalam satu kalimat pendek, kira-kira apa yang saya perlu tulis di kertas ini? Boleh saya diberitahu kata per kata? Persisnya seperti apa?”

 

Keempat, bila waktu dan tempat memungkinkan, bisa saja fasilitator meminta partisipan menuju flip chart dan menuliskan idenya secara singkat. Yang terakhir ini mungkin tampak mudah, tapi fasilitator perlu juga mengantisipasi beberapa hal seperti tulisan yang terlalu panjang, ide baru yang ujug-ujug muncul padahal belum sempat disampaikan secara lisan di forum, dan tulisan yang kecil-kecil.

Tinggalkan Komentar
  • Nama
  • Email
  • Komentar
  • Kode Verifikasi : 146 + 5 =

Artikel Teknik Lainnya :



Versi Mobile