Latihan Voice Mirror

21 Juni 2012 - Posted by admin

Latihan Voice Mirror

Mendengarkan adalah alat utama fasilitator atau sebetulnya, semua orang yang ingin berkomunikasi secara sehat. Dengan mendengarkan maka kita dapat masuk dalam percakapan atau dunia kata-kata seseorang. Di dalamnya kemudian kita bisa saling saling belajar, mempengaruhi, memotivasi dan lain-lain.

 

Tanpa kemampuan mendengarkan yang memadai, dunia kata-kata orang akan tertutup rapat.

 

Masalahnya, mendengarkan kadang-kadang bukan pekerjaan mudah. Kita kadang kehilangan konsentrasi karena terganggu oleh lingkungan eksternal (keberisikan atau ada kehadiran orang lain dll) ataupun dari pikiran kita sendiri.

 

Pikiran kita bisa memunculkan hal-hal yang tidak berhubungan, semisal, memikirkan tugas kantor ketika sedang berdiskusi dengan anak; atau hal-hal yang berhubungan dengan isi pembicaraan, semisal karena terlalu banyak menganalisis, menduga-duga atau berprasangka terhadap isi pembicaraan orang.  

 

Untuk menguatkan kemampuan mendengarkan, Master Facilitator Journal edisi juni ini mengetengahkan latihan voice mirror yang  mengambil dari Sue Walden. Latihan ini diharapkan membantu fasilitator tetap hadir (presence) dalam percakapan.

 

Berikut latihannya.

 

Langkah 1. Putar radio atau acara televisi. Pilih satu suara dan berbisiklah mengikuti kata-kata satu pengisi acara, sebisa mungkin dalam waktu yang sama. Kata-kata yang kita ucapkan pelan seperti berbisik itu mesti sama. Jadi ini adalah mirroring, bukan teknik mimicking, mengulang atau menggaungkan.

 

Langkah 2. Setelah merasa nyaman berlatih bisik-bisik dan mirroring ini, maka hentikan suara. Jangan bersuara lagi, tapi lanjutkan mirroring dengan menge-pas-kan mulut dan kata-kata orang di radio atau TV itu. Di sini mulut kita yang bergerak-gerak.

 

Langkah 3. Setelah itu, pindahkan cermin itu ke pikiran kita. Pas-kan kata-kata pembicara dengan kata-kata yang muncul di pikiran. Tidak ada suara dan tidak ada gerakan mulut. Lakukan, baik dengan mata terbuka dan juga tertutup.

 

Silahkan lakukan latihan-latihan di atas dengan sabar, lalu lihat hasilnya dalam ketahanan dan kemampuan mendengarkan kita. Selamat mencoba.

 

Risang Rimbatmaja

Tinggalkan Komentar
  • Nama
  • Email
  • Komentar
  • Kode Verifikasi : 194 + 9 =

Artikel Teknik Lainnya :



Versi Mobile