Panduan #1 Mengejar Cita-Cita Bersama Kawan

04 Maret 2012 - Posted by admin

Panduan #1 Mengejar Cita-Cita Bersama Kawan

Tujuan

  • Siswa/i dapat mengungkapkan cita-cita mereka dan mendapat umpan maju dari kawan-kawan mereka sendiri yang diharapkan menguatkan motivasi mereka mencapai cita-cita
  • Mengenalkan prinsip-prinsip pemberian dan penerimaan feedforward (umpan maju) dan teknik brainstorming dalam kehidupan berkelompok siswa/i

Partisipan

  • Siswa SLTP atau SLTA
  • Jumlah 20 – 30 siswa/i

Durasi

  • 1 – 1,5 jam

Peralatan/ logistik

  • Spidol
  • Kartu metaplan
  • Kertas flipchart
  • Kamera
  • Makanan/ minuman ringan
  • Ruang tanpa meja
  • Bola (bila diperlukan)
  • Benang gulung (bila diperlukan)

Pembabakan
1. Perkenalan & Aturan main
2. Self disclosure: Bercerita
3. Dinamika: Kerja Kelompok & Tanggapan
4. Refleksi
5. Memotivasi paska pertemuan
Teknik fasilitasi
Teknik-teknik berkenalan, teknik dasar (mendengar aktif, mirroring, encouraging, making space, tracking), penggunaan metaplan (sederhana), pemberian feedforward dan brainstrorming, teknik-teknik kerja kelompok lainnya dan tekni fotografi yang memotivasi.

Tingkat kesulitan
Cenderung rendah

Pernah diujikan?
Ya, di dua kelompok di sebuah sekolah pinggiran Kota Bogor, 29 Mei 2009

 

Langkah antisipatif (mesti diterapkan secara fleksibel)

A. Aturan Main & Berkenalan (30 – 40 menit)

  • Perkenalkan nama, anggota tim fasilitator dan organisasi asal
  • Sampaikan tujuan: Kami ingin mendengar dan mengajak ngobrol mengenai cita-cita yang kawan-kawan miliki
  • Sampaikan aturan main yang sebelumnya sudah ditulis di kertas flip chart
    • Bebas bicara, tidak ada yang salah atau yang benar, asalkan apa adanya
    • Berbeda dengan belajar di kelas, di sini semua murid, semua guru
    • Pendapat boleh beda atau boleh juga sama-sama, yang penting saling menghargai
    • Berlangsung sekitar 1,5 – 2 jam
    • Isi obrolan tidak akan kami atur, bebas saja. Yang kami atur adalah langkah-langkah ngobrolnya
    • Ada usulan lain supaya diskusi berlangsung lancar?
  • Minta persetujuan: Apakah keberatan? Ada yang setuju?
  • Acak posisi duduk
    • Minta membuat barisan dengan urutan tertentu, semisal berdasarkan jarak rumah ke sekolah, bulan kelahiran dll (Sebaiknya tidak menggunakan parameter yang sensitif seperti tinggi badan) (Banyak menggunakan wkatu tapi penuh interaksi) atau
    • Mengambil kertas bernomor lalu mengurutkan diri dengan nomor yang dimiliki (lebih efisin waktu, namun kurang interaksi)
    • Permainan Angin Berhembus ke Arah…. (Lebih ke permainan fisik, taktik dan sedikit konsentrasi)
  • Apakah partisipan sudah saling mengenal?
    • Bila sudah saling mengenal nama dan mengetahui cukup mendalam, fasilitator gunakan teknik True or False
    • Bila sudah tahu nama, tapi belum mengenal mendalam, fasilitator gunakan teknik
      • 3 commons, 1 unique
      • The little known fact
    • Bila belum mengenal nama sama sekali bisa gunakan permainan bola: bola saya, bola dari, bola untuk dan bola acak
  • Uji hapal nama
    • Human web atau
    • Terimakasih Amir, nama saya…
  • Refleksi: bagaimana rasanya bekenalan/ bermain permainan seperti ini?

B. Self Disclosure/ Bercerita (40 – 60 menit)

Grand Tour

  • Apa sih hobi kamu? Boleh dong cerita-cerita
  • MENDENGAR AKTIF: Generalization
  • MIRRORING, ENCOURAGING, dan kalau perlu MAKING SPACE. Pastikan setiap siswa sudah cerita
  • QUICK TRACKING IDEAS
  • Sebetulnya, apakah hobi kamu itu ada hubungannya dengan cita-cita?

Round table

  • Boleh cerita, selama ini cita-cita kamu apa sih? Mau jadi seperti apa sih kamu di masa datang? 10 tahun dari sekarang? Coba tutup mata, bayangkan.
  • JELASKAN TENTANG PENGGUNAAN KARTU METAPLAN.
  • Mohon tuliskan cita-cita kamu di kartu ini ya.
  • Ayo tunjukkan kartu pada kawan-kawan semua, tunjukkan apa sih cita-cita kamu? Kenapa kamu menginginkannya? Boleh cerita?

Grouping sesuai cita-cita (Temani partisipan yang bersendiri/ tidak memiliki kelompok)

  • SAMPAIKAN SECARA SINGKAT PRINSIP-PRINSIP UTAMA BRAINSTORMING
  • BUZZ GROUP
    • Apa yang telah kami lakukan untuk mencapai cita-cita?
    • Apa yang harus kami lakukan agar kami bisa mencapai cita-cita?
    • Apa yang kami bisa saling bantu agar kami bisa mencapai cita-cita?
    • MASING-MASING KELOMPOK MENULIS DI KERTAS FLIP CHAT

Dinamika Kelompok

  • SAMPAIKAN SECARA SINGKAT PRINSIP-PRINSIP UTAMA FEEDFORWARD/ UMPAN MAJU
  • Silahkan presentasi pada semua kita di sini. Sementara, kelompok lain akan melakukan dua hal, yakni 1) menanggapi penyajian, dan 2) memikirkan dan menyampaikan apa yang mereka bisa bantu agar cita-cita kamu itu bisa diwujudkan?
  • BRIDGING ANTARKELOMPOK, DINAMIKA KELOMPOK, MENGECHEK KOMITMEN DI TINGKAT PERMUKAAN

C. Refleksi (10 – 20 menit)

Refleksi Individual

  • Dari hasil diskusi bersama ini, tambahkan di kartu metaplan kamu, apa yang mesti dilakukan untuk mencapai cita-cita kamu?

Refleksi Bersama

  • Apakah pertemuan semacam ini ada manfaatnya? Bagaimana perasaan kamu?

Sampaikan terimakasih dan sampaikan bahwa pertemuan ini pun telah bermanfaat bagi fasilitator

D. Motivasi Paska-pertemuan

Selama pertemuan

  • Ambil foto seluruh partisipan ketika dia secara individual menyampaikan cita-citanya dengan kartu metaplan yang terlihat
  • Ambil sebagian foto partisipan ketika menyampaikan umpan maju
  • Ambil foto bersama dengan pose formal dan bebas

Paska pertemuan

  • Buat majalah dinding sederhana dengan judul Bersama Kawan Mengejar Cita-Cita (atau judul lain yang memotivasi) isi dengan foto-foto. Tempelkan di tempat Mading
  • Coba cari info tentang kesan/ rumor tentang pertemuan pada siswa yang mengikuti maupun tidak mengikuti pertemuan

 

Beberapa Komentar Siswa

Terpacu untuk membuktikan
“Saya ingin membuktikan bahwa saya mampu menjadi editor handal” Suparman, cita-cita: Editor Film

Merasakan dukungan teman-teman
“Karena kita sudah tahu cita-cita teman-teman, makanya di sekolah jadi banyak diskusi santai membahas cita-cita. Banyak juga saran dan kritik mereka ketika kita sedang down”, Putri, cita-cita: Wirausahwati

Sessi yang tidak membosankan
“Kita tidak hanya mendengarkan, tetapi lebih sering ngomongnya…diskusi kaya gini yang bikin asik dan ngga ngebosenin” Okta dan Amurudin yang berharap model diskusi semacam ini bisa diterapkan di kelas


Right to Copy
Bila diperlukan, silahkan pergunakan panduan ini untuk kebaikan bersama. Catatan Lapangan Kecil adalah setiap pengguna harus berbagi pengalaman dari aplikasi panduan ini. Bila disempurnakan lebih jauh, mohon kiranya dapat berbagi kopi panduan versi penyempuranaan bersama Lapangan Kecil dan fasilitator-fasilitator lainnya.

Komentar

bedi, 29 Agustus 2014 17:45:59
Super... sekali... jadi terinspirasi.......
Tinggalkan Komentar
  • Nama
  • Email
  • Komentar
  • Kode Verifikasi : 196 + 3 =

Panduan Fasilitasi Lainnya :



Versi Mobile