Sessi berbagi pengalaman: permainan TOPs

31 Mei 2013 - Posted by admin

Sessi berbagi pengalaman: permainan TOPs

Setelah 24 kali memfasilitasi sessi permainan TOPs bersama anak-anak rentan/ jalanan, kawan-kawan Peksos (Pekerja Sosial) berkumpul utuk berbagi pengalaman. Sessi berbagi ini berlangsung di Kantor British Council di BEJ Jakarta pada Senin, 26 Mei 2013 lalu.

 

British Council bersama Kemensos dan International Inspiration adalah pengelola program TOPs, sebuah kegiatan permainan dan olahraga bagi anak-anak rentan/ jalanan untuk membantu anak-anak dalam berkomunikasi, saling menghargai, dan berteman.

 

Sessi berbagi ini diikuti oleh enam Peksos Sakti, Mursalih, Naomi, Nani, Hilma, Vivi dan Grey. Sebetulnya ada 8 Peksos yang terlibat, tapi dua Peksos berhalangan hadir. Selain peksos, hadir pula dua project officer dari British Council, Mia dan Grenti.

 

Lapangan Kecil diminta menjadi fasilitator dan di sana, kami belajar banyak cerita menarik. Di antaranya adalah bagaimana TOPs membantu anak-anak dalam merubah perilakunya sendiri, semisal dalam berbahasa. “Kata-kata kasar seperti goblok, tolol atau kata-kata kebun binantang semakin berkurang,” ungkap Mursalih yang menyelenggarakan sessi TOPs di Depok. “Kalau pun masih ada, anak-anak yang lain justru yang menegur. Bukan kita lagi,” tambah Grey.

 

Yang kentara sekali adalah dalam pertemanan. “Dulu ada anak-anak yang nempel melulu dengan kelompoknya atau berduaan saja dengan anak tertentu, tapi sekarang sudah membaur,” ujar Vivi. Juga perilaku mereka ke lingkungan. “Saya lihat anak-anak tidak ada yang buang sampah sembarangan lagi. Mereka sudah saling mengingat untuk buang sampah di tempatnya,” kata Nani.

 

Sikap menghargai juga diamati teman-teman peksos. Satu Peksos menceritakan ada satu anak yang diawal dianggap lemah dan disepelekan oleh kawan-kawannya, namun setelah ikut bermain dan terlihat jago, kawan-kawannya justru bersikap berbeda. “Dia sekarang menjadi rebutan agar masuk ke kelompok,” ujarnya.

 

Dari cerita-cerita yang dibagi, tampak anak-anak senang memainkan TOPs. Bahkan, satu peksos menceritakan sulitnya memberhentikan anak-anak bermain. “Kadang-kadang dari jam 1 siang baru bisa berhenti jam 6 malam atau waktu maghrib,” ujar satu Peksos yang memgelola TOPs di tempat pembuangan sampah akhir (TPA).

 

Permainan yang menyenangkan pasti mengasyikkan. Apalagi buat anak-anak yang tidak banyak punya kesempatan bermain. 

Tinggalkan Komentar
  • Nama
  • Email
  • Komentar
  • Kode Verifikasi : 145 + 6 =

Artikel Kegiatan Lainnya :



Versi Mobile